• About
  • Contact
  • Sitemap
  • Buku Tamu

Asal-usul 160 karakter/sms

 on Oct 16, 2011  

Asal-usul 160 karakter/sms | Perkembangan gadget semakin pesat., Dulu kita hanya mengenal sms dan panggilan suara sa sekarang udah bermacam-macam cara buat berkmunikasi tdk hanya sms dan telfon tapi udah ada BBM, YM, Gtalk, Skype,dan lain sebangsanya.

Asal Usul SMS


Nah sebelum semua itu ada pernahkah kita mencari tahu asal-usulnya??? #jengjeng Gak tau n gak mau tau *gitu kata temen gw*. Okeh terserah kalian mau tau apa mau tempe #eh yg jelas ane sekarang mau ngasih tau asal usulnya sms kenapa cuma 160karakter/sms kok gak 2000karakter/sms *emang surat* :cd, *WARNING : jangan copas sms sesat disamping* nih sejarahnya :










 Quote:
Banyak teori yang menyebut tentang batasan 160 karakter. Namun, teori yang paling umum diketahui adalah batasan 160 karakter ini diciptakan oleh pengembang telekomunikasi dari Deutsche Telekom Jerman, Friedhelm Hillebrand.

Seperti dikutip dari blog Los Angeles Times, pada sebuah malam di tahun 1985, Hillebrand duduk di kamar rumahnya di Bonn sambil terus mengoceh dengan melontarkan sejumlah pernyataan dan pertanyaan. Saat itu, juru ketiknya diminta untuk mengetik setiap kata yang diucapkan Hillebrand.
 

  Quote:


Friedhelm Hillebrand
Selesai mengoceh, Hillebrand kemudian menghitung huruf, angka, jeda huruf, tanda baca, serta spasi di tiap halaman yang ada. Ternyata, ketika itu Hillebrand menemukan, hampir setiap ocehan yang terdiri dari satu atau dua baris hampir terdiri dari 160 karakter.

"Ini sangat tepat," kata Hillebrand, yang saat itu berusia 45 tahun.

Saat itu, pakar telekomunikasi memang sedang mengembangkan untuk membuat standar adanya sebuah teknologi yang memungkinkan ponsel untuk mengirim dan menayangkan pesan tulisan.

Ide 160 karakter kemudian dicetuskan oleh Hillebrand bersama rekannya, Bernard Ghillebaert dari France Telecom, dalam pertemuan kelompok pengembang GSM di tahun 1985. Ide kedua orang itu kemudian menjadi semakin berkembang dan menjadi standar jumlah karakter dalam sebuah SMS.


Quote:


Bernard Ghillebaert
Sebelum memulai penghitungan karakter itu, Hillebrand sendiri pernah berdebat dengan salah seorang teman mengenai manfaat pesan teks dalam komunikasi. "Teman saya menyebut itu tidak mungkin digunakan secara massal, tapi saya optimis," ucap Hillebrand.

Optimisme Hillebrand ternyata terbukti. Mungkin, saat ini pesan teks melalui SMS lebih banyak digunakan ketimbang telepon. Hillebrand pun tak pernah berpikir bahwa temuannya kini banyak digunakan anak muda di seluruh dunia untuk memutuskan pacarnya.


Quote:

Namun, Hillebrand tidak memperoleh keuntungan finansial dari karya yang diciptakannya. Karena tak ada royalti dalam penciptaan sms. Jika dalam tiap SMS Hillbrand memperoleh uang, dia berpikir, "Itu tentu akan menyenangkan," tutur Hillebrand.

Namun, 160 karakter yang diciptakan Hillebrand ini kemudian semakin populer. Popularitasnya menjadi semakin terasa berkat seorang anak muda bernama Jack Dorsey yang menciptakan jejaring sosial bernama Twitter.

Twitter kemudian mengadaptasi karya Hillebrand ini menjadi 140 karakter untuk tiap tweet. Jack Dorsey tampaknya memahami 'jasa' Hillebrand. Dalam sebuah tweet, Jack Dorsey memasang link mengenai sejarah SMS yang merupakan jasa dari Hillebrand. Dalam tweet yang ada link tentang sejarah SMS itu, Dorsey mengakui pengaruh ciptaan Hillebrand dalam pembatasan 140 karakter di Twitter.

"Why text messages are limited to 160 characters (which influenced Twitter's 140),"
tulis Dorsey dalam tweet-nya.
Source

Asal-usul 160 karakter/sms 4.5 5 anwar sofi'i Oct 16, 2011 Asal-usul 160 karakter/sms | Perkembangan gadget semakin pesat., Dulu kita hanya mengenal sms dan panggilan suara sa sekarang udah bermacam...


2 comments:

  1. lalu kenapa twitter ga 150..? kenapa 140 ya..??

    ReplyDelete
  2. @sheno : mnurut dr sumber yg ane dapat begini gan:
    Originally, Twitter had no character limit and several issues were aroused. For example, users tend to compose tweets of over 160 characters (the default SMS carrier limit). As a result, they were split into multiple posts and delivered (somewhat) sequentially, which didn’t look too good. In the end, the folks at the San Francisco-based micro-blogging company decided to place a limit on the number of characters that would go out via SMS for each post. They settled on 140, in order to leave room for the username and the colon in front of the message.

    ReplyDelete

Pembaca Yang Baik ialah Pembaca Yang Meninggalkan Komentar Yang Nyambung dengan isi artikel, komentarmu = sifatmu!!!
- Jangan tinggalin link dalam komentar, bila terjadi akan saya hapus!
- Dilarang Komentar kasar, kotor, dan sara!

J-Theme